SYAWALAN DALAM RANGKA HAUL KE- 500 WALI JOKO MASJID AGUNG KENDAL 1447 H. TAHUN 2026.
Pekauman, Sabtu 28 Maret 2026.
Ratusan jamaah memadati kawasan Masjid Agung Kendal pada Sabtu pagi, 28 Maret 2026, untuk mengikuti Haul ke-500 Wali Joko Tahun 1447 H/2026 M. Kegiatan religius ini diselenggarakan oleh Takmir Masjid Agung Kendal bersama panitia kegiatan Haul ke-500 wali Joko sebagai momentum spiritual sekaligus ajang mempererat ukhuwah islamiyah.
Acara Haul berlangsung khidmat dari pukul 07.00 hingga 11.30 WIB. Rangkaian kegiatan meliputi pembacaan Al Fatihah, Maulidurrosul Burdah, Sholawat, Tahlil dan yang seluruhnya diiringi doa bersama. Jamaah tampak mengikuti setiap rangkaian dengan penuh kekhusyukan.
Hadir pada kegiatan tersebut Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal H.Agus Dwi Lestari,S.IP. M.IP mewakili Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari,SE.MM. Forkopimda Kendal, Ketua Baznas Kab.Kendal, Ketua MUI Kabupaten Kendal, Danramil Kendal, Kapolsek Kendal, Plt. Camat Kendal, Ibu Sri Alimah, S.Sos. segenap Lurah meliputi Lurah Pekauman, Patukangan, Ngilir, Pegulon, Trompo para tokoh masyarakat, Ketua PCNU Kabupaten Kendal beserta jajaran, segenap pengurus Takmir Masjid Agung Kendal, serta KH. Muhammad Nur Effendi Pengasuh Pondok Tahfidzul Qur'an Depok Jawa Barat yang memberikan tausiyah penyejuk hati bagi seluruh jamaah.
Pj.Sekda Kendal H. Agus Dwi Lestari, S.IP.M.IP. mewakili Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari,SE.MM. menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Jama’ah, serta seluruh pihak yang telah mempersiapkan dan menyukseskan kegiatan Haul ke-500 Wali Joko.
Menurutnya Haul ke-500 Wali Joko tidak hanya memiliki makna spiritual, tetapi juga nilai sosial kemasyarakatan yang sangat kuat. Tradisi gotong royong yang tumbuh melalui kegiatan ini, seperti gerakan nasi bungkus, arwah jama’, dan pelayanan kepada jamaah, merupakan cerminan nilai Islam yang menyejukkan dan membumi di tengah masyarakat.
“Nilai-nilai kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian inilah yang menjadi modal sosial penting dalam membangun Kabupaten Kendal. Pembangunan tidak cukup hanya dengan infrastruktur, tetapi juga membutuhkan akhlak, kebersamaan, dan kekuatan spiritual masyarakat,” katanya.
Pada kesempatan tersebut pihaknya juga memohon doa dari para Ulama dan kyai, agar Kabupaten Kendal senantiasa diberikan keselamatan, dijauhkan dari segala musibah, serta terus bergerak menuju Kendal 'BERDIKARI', Maju, dan Sejahtera.
Dipost : 2026-03-30 08:55:53 | Dilihat : 76
Share :